Syarat dan Cara Mengikuti Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta
Table of content:
Pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Jakarta telah resmi dimulai. Program ini berlaku dari 10 November hingga 31 Desember 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak mereka tanpa denda tambahan.
Kepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengikuti program ini dengan cara yang sederhana. Ini adalah langkah signifikan untuk meringankan beban pajak yang ada pada masyarakat, memungkinkan mereka untuk fokus pada pembayaran pokok pajak yang terutang.
Penyesuaian sistem pajak dilakukan melalui pusat informasi manajemen daerah, sehingga masyarakat cuma perlu membayar pokok pajak yang sudah ditentukan. Dengan penghapusan denda keterlambatan, masyarakat diberikan kemudahan dalam mengurus kewajiban perpajakan mereka.
“Sanksi administratif yang dihapus adalah denda dari keterlambatan pembayaran pajak terutang,” ungkap Lusiana. Artinya, masyarakat hanya perlu membayar pokok pajak tanpa khawatir tentang biaya tambahan selama periode pemutihan ini.
Pemanfaatan Teknologi dalam Proses Pembayaran Pajak Kendaraan
Program pemutihan ini juga mencakup penggunaan sistem pembayaran online yang diperbarui. Lusiana mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi pembayaran pajak online untuk lebih mudah dan fleksibel dalam melakukan transaksi tanpa harus ke kantor Samsat.
Pembayaran pajak kini dapat dilakukan melalui aplikasi Signal, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam proses bayar pajak. Aplikasi ini sangat praktis, memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan dari mana saja.
“Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat yang membayar pajak,” lanjut Lusiana. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan pajak yang dibayarkan kembali ke masyarakat dalam bentuk peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan.
Dengan adanya pemutihan ini, diharapkan masyarakat yang terjebak dalam penunggakan pajak bisa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk menghindari denda yang membebani. Ini adalah langkah positif menuju kesadaran pajak yang lebih baik di kalangan masyarakat.
Cara Cek dan Bayar Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi Signal
Aplikasi Signal adalah solusi terbaru yang ditawarkan oleh pemerintah untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus pajak kendaraan. Aplikasi ini merupakan hasil kerja sama Korlantas Polri dengan berbagai instansi, yang memudahkan pengguna untuk mengurus STNK tahunan dan pajak kendaraan secara online.
Untuk mengecek pajak kendaraan di aplikasi Signal, pengguna harus mengikuti beberapa langkah sederhana. Pertama, buka aplikasi yang telah diunduh dari App Store atau Google Play Store dan daftar menggunakan NIK dan data diri lainnya.
Setelah mendaftar, pengguna dapat menambahkan kendaraan yang dimiliki. Dalam proses ini, mereka perlu memasukkan berbagai informasi mengenai kendaraan, seperti nomor registrasi dan data pemilik.
Setelah pendaftaran kendaraan sukses, langkah berikutnya adalah melanjutkan ke proses pembayaran. Di aplikasi, pengguna hanya perlu memilih metode pembayaran dan menyelesaikannya pada aplikasi bank yang terintegrasi.
Setelah pembayaran selesai, pengguna dapat melakukan konfirmasi dan mendapatkan dokumen e-TBPKP yang bisa diunduh. Ini memudahkan semua orang dalam menyelesaikan berbagai proses administrasi dengan cepat dan efisien.
Langkah-Langkah Mendaftar Kendaraan di Aplikasi Signal
Jika Anda sudah memiliki akun di aplikasi Signal, pendaftaran kendaraan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut. Pertama, buka aplikasi dan pilih opsi untuk menambah kendaraan bermotor baru.
Pengguna perlu mengisi data yang diminta, seperti nomor kartu keluarga dan NIK KTP, serta foto identitas sebagai verifikasi. Setelah memasukkan semua detail, centang pernyataan tentang kebenaran data yang diberikan dan lanjutkan ke proses selanjutnya.
Setelah data terverifikasi, kendaraan akan ditambahkan ke dalam akun pengguna di aplikasi. Ini memungkinkan mereka untuk terus memantau dan mengelola pajak kendaraan secara digital.
Keberadaan aplikasi seperti Signal memberikan alternatif yang lebih modern dan praktis dalam mengelola pajak kendaraan. Masyarakat tentunya diharapkan dapat semakin aktif dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka dengan cara yang lebih mudah.
Pemanfaatan teknologi dalam proses pendaftaran dan pembayaran pajak ini menunjukkan kemajuan sistem perpajakan di Indonesia. Dengan cara yang lebih efisien, diharapkan ke depan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak semakin meningkat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









