Kuras Oli Setelah Motor Melewati Banjir, Perlukah Dilakukan?
Table of content:
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering kali melanda berbagai daerah, terutama saat musim hujan. Dampak dari banjir tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga oleh kendaraan, terutama sepeda motor yang banyak digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari.
Ketika motor terendam banjir, akan ada banyak komponen yang perlu diperiksa dan diperbaiki. Penanganan yang tepat akan membantu menghindari kerusakan yang lebih parah dan memastikan keselamatan saat berkendara.
Bagi pemilik motor, memahami apa saja yang perlu diperhatikan dalam perawatan setelah terkena banjir bisa sangat membantu. Berikut adalah beberapa tips dan langkah yang perlu diambil untuk menjaga kondisi motor agar tetap berfungsi dengan baik.
Langkah Pertama: Pemeriksaan Oli Mesin dan CVT Setelah Banjir
Saat motor terendam banjir, hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa oli mesin. Jika oli tercampur dengan air, maka perlu segera dilakukan pengurasan demi menghindari kerusakan yang lebih serius.
Pengecekan juga harus dilakukan pada komponen Continuously Variable Transmission (CVT), yang bisa terpengaruh oleh masuknya air. Jika air masuk ke dalam CVT, motor mungkin akan mengeluarkan suara aneh dan mengalami getaran saat dikendarai.
Oli mesin yang tidak segera diganti bisa menyebabkan karat dan masalah lainnya. Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada komponen-komponen ini.
Kondisi Oli Gardan dan Pentingnya Pengurasan Berkala
Selanjutnya, oli gardan juga perlu diperiksa dengan seksama. Jika oli gardan terkena air, itu bisa mengindikasikan adanya masalah yang lebih besar.
Teknik pengurasan harus dilakukan bertahap, biasanya setelah seminggu motor digunakan. Proses ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada sisa air yang tetap berada di dalam sistem.
Pengurasan yang tidak tepat bisa menyebabkan kerusakan komponen dan menurunkan performa motor. Jadi, pastikan untuk mematuhi saran dari teknisi bengkel terkait waktu penggantian oli dan pengurasan.
Penanganan Masalah pada CVT dan Komponen Lainnya
CVT yang terkena air banjir bisa sangat mudah kotor, dan jika tidak dibersihkan, itu bisa memicu kerusakan lebih lanjut. Komponen ini harus dibersihkan dengan baik agar tetap berfungsi dengan optimal.
Jika mengalami masalah, cek juga bagian throttle body dan filter udara. Air yang masuk bisa mengotori bagian-bagian ini, yang dapat mengganggu mesin saat beroperasi.
Pastikan untuk memeriksa seluruh komponen dengan seksama. Hal ini akan membantu dalam menjaga kondisi motor agar tetap prima dan siap digunakan kembali.
Segera Bawa ke Bengkel Jika Terkena Banjir
Setelah mengamati semua hal di atas, sangat disarankan untuk segera membawa motor ke bengkel. Pengecekan menyeluruh oleh teknisi sangat penting untuk mencegah kerusakan parah.
Bengkel dapat melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk mengganti oli yang telah tercampur dengan air. Ini akan membantu mengurangi risiko kerusakan pada komponen mesin di kemudian hari.
Persoalan seperti ini tidak boleh dianggap remeh. Masalah yang muncul akibat banjir bisa berakibat fatal pada mesin jika tidak ditangani dengan segera. Jadi, jangan tunda untuk memeriksanya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








