Data Kemenkes Terungkap, Hanya 34 SPPG yang Mendapat Sertifikat Higienis
Table of content:
Dalam dunia logistik dan distribusi makanan, menjaga kualitas sangatlah penting. Menurut Dadan, pola memasak dan distribusi menjadi kunci utama agar makanan tetap terjaga mutu dan kesegarannya.
Dia menambahkan bahwa SPPG lama sudah menemukan ritme kerja yang efektif, namun SPPG baru seringkali merasa tertekan untuk memproduksi makanan lebih awal. Hal ini bisa menimbulkan masalah dalam pengendalian kualitas makanan yang dihasilkan.
“Salah satu langkah yang saya instruksikan adalah melayani dua sekolah terlebih dahulu. Setelah tim terbiasa, baru lanjut ke empat sekolah, dan seterusnya,” ujarnya menjelaskan strategi tersebut.
Pentingnya Memahami Proses Distribusi Makanan dengan Baik
Pemahaman yang mendalam mengenai proses distribusi sangat penting untuk mencapai kualitas yang diharapkan. Dadan menekankan bahwa menguasai semua aspek dari memasak hingga pengiriman merupakan hal yang krusial.
Bila proses ini dikuasai, SPPG dapat memastikan pengiriman makanan tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang ditentukan. Peningkatan bertahap pada jumlah penerima manfaat akan memberikan kepercayaan diri kepada tim baru.
Kualitas makanan juga sangat dipengaruhi oleh bagaimana bahan baku dikelola. Dadan memberi contoh bahwa di Banggai, perubahan mendadak pada pemasok bahan baku menimbulkan penurunan kualitas yang signifikan.
Strategi untuk Memastikan Kualitas Bahan Baku yang Konsisten
Perubahan pemasok harus dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu kualitas makanan. “Kami instruksikan agar SPPG yang lama tetap waspada dalam mengganti pemasok,” tegas Dadan.
Langkah ini penting untuk menjaga kelangsungan dan kualitas layanan kepada penerima manfaat. Mengubah pemasok secara mendadak bisa berisiko besar, terutama jika kualitas bahan baku yang baru belum teruji.
Dengan pendekatan yang lebih berhati-hati, SPPG dapat belajar dari pengalaman pahit yang terjadi di Banggai. Perubahan bertahap sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap keputusan berimbas positif pada kualitas makanan.
Pentingnya Kolaborasi dan Komunikasi dalam Tim SPPG
Kemampuan tim untuk berkolaborasi dan berkomunikasi dengan baik juga merupakan faktor penentu kesuksesan. Dadan percaya bahwa keterbukaan dalam tim bakal menciptakan atmosfir kerja yang lebih baik.
Setiap anggota tim perlu merasa nyaman untuk mengungkapkan pendapat dan kekhawatiran mereka. Jika tim saling mendukung, mereka dapat mengatasi tantangan yang muncul dalam proses distribusi makanan.
Selain itu, Dadan juga menyoroti pentingnya pelatihan yang adekuat bagi anggota tim baru. Dengan demikian, mereka dapat beradaptasi dengan proses kerja yang sudah ada dan menghindari kesalahan yang sama seperti yang terjadi sebelumnya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







