Gyeongju Destinasi KTT APEC 2025 Penuh Sejarah dan Budaya Korea Selatan
Table of content:
Gyeongju menjadi sorotan baru-baru ini, berkat ajang KTT APEC yang berlangsung di lokasi ini. Terletak sekitar 50 kilometer dari Busan, kota ini menyimpan kekayaan sejarah yang menunggu untuk dijelajahi.
Walaupun tidak sepopuler kota besar lain seperti Seoul atau Busan, Gyeongju memiliki daya pikat yang tersendiri. Dengan sebutan “museum tanpa dinding”, wilayah ini menawarkan banyak peninggalan berharga yang mencerminkan budaya Korea.
Gyeongju pernah menjadi ibu kota Dinasti Silla kuno, yang berlangsung dari 57 SM hingga 935 M. Dalam kurun waktu tersebut, kota ini berkembang menjadi pusat politik dan budaya yang penting, serta menyimpan berbagai situs bersejarah yang mengesankan.
Sejumlah situs bersejarah di Gyeongju telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO, menambah daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Menurut data dari Korea Tourism Organization, kota ini mampu menarik lebih dari 1,15 juta kunjungan wisatawan asing dalam setahun.
Keberagaman Warisan Budaya yang Dimiliki Gyeongju
Gyeongju menawarkan beragam situs bersejarah yang menjadi bukti kekayaan sejarahnya. Selain menjadi ibu kota Silla, kota ini juga dikenal dengan sejumlah kuil, makam, dan artefak penting.
Salah satu situs paling terkenal adalah Tumuli Park, yang memamerkan sejumlah makam raja dan aristokrat Silla. Makam-makam ini ditutupi dengan gundukan tanah besar dan telah menjadi daya tarik wisata utama.
Kuil yang terletak di Gyeongju, seperti Kuil Bulguksa, adalah contoh arsitektur yang sangat menakjubkan. Kuil ini telah dijadikan sebagai bagian dari Warisan Dunia UNESCO dan menunjukkan keindahan seni bangunan Korea kuno.
Museum Nasional Gyeongju menyimpan banyak artefak berharga, termasuk patung, perhiasan, dan barang-barang sehari-hari dari zaman Silla. Museum ini merupakan tempat yang tepat untuk memahami lebih dalam budaya dan sejarah kota ini.
Pemandangan Alam dan Aktivitas Menarik di Gyeongju
Selain warisan budayanya yang kaya, Gyeongju juga menawarkan pemandangan alam yang mempesona. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan yang hijau dan terletak dekat dengan pesisir, memberikan banyak opsi untuk aktivitas luar ruangan.
Wisatawan dapat menikmati hiking di sekitar Gunung Namsan, yang terkenal dengan jalur-jalur yang indah dan situs-situs bersejarah yang terletak di sepanjang jalan. Ini adalah cara yang luar biasa untuk menikmati alam sambil belajar tentang sejarah.
Gyeongju juga dicirikan dengan banyak taman dan danau yang menawan. Taman Anapji misalnya, adalah lokasi favorit bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati kecantikan alam.
Pada musim panas, para pengunjung dapat berpartisipasi dalam festival lokal yang menampilkan kebudayaan dan tradisi setempat. Ini merupakan kesempatan langka untuk merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Gyeongju.
Gastronomi yang Tak Boleh Dilewatkan di Gyeongju
Saat berkunjung ke Gyeongju, wisatawan juga akan disuguhkan dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Masakan Korea seperti bibimbap dan bulgogi sangat populer di daerah ini.
Beberapa restoran lokal di Gyeongju menawarkan makanan tradisional yang disiapkan dengan cara yang otentik. Tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan pengalaman mendalam tentang budaya kuliner Korea.
Selain itu, wisatawan juga akan menemukan jajanan kaki lima yang menggoda, seperti tteokbokki dan gimbap. Mencicipi makanan ini di pinggir jalan merupakan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Gyeongju.
Dengan berbagai pilihan makanan yang tersedia, Gyeongju menjadi tempat yang sempurna untuk para pencinta kuliner yang ingin menjelajahi cita rasa Korea. pengalaman kuliner yang autentik. Ini adalah salah satu daya tarik yang membuat pengunjung ingin kembali ke kota ini.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








