11 Karya Dipamerkan di Bali Mengenang Kebesaran Seniman Kontemporer Pulau Dewata
Table of content:
Pameran seni “Gallery of Art: Wianta and Legacy” menjadi salah satu penanda penting dalam dunia seni Bali. Digelar di The Apurva Kempinski Bali, pameran ini merupakan penghormatan terhadap mendiang Made Wianta, seorang maestro yang memiliki pengaruh besar dalam seni kontemporer.
Pameran ini resmi dibuka untuk umum pada 23 Januari 2026 di Pendopo Lobby. Melalui karya-karyanya, Made Wianta menampilkan keindahan dan kedalaman seni Bali yang dikemas dalam bentuk serie Mandala yang bernilai tinggi.
Dalam peluncuran pameran tersebut, terdapat sesi dialog interaktif yang menghadirkan Intan Kirana Wianta, istri Made Wianta. Bersama dua putrinya, Buratwangi dan Sanjiwani, mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan sang maestro.
Pameran yang Memukau dan Penuh Makna
Pameran ini dirancang untuk tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga memperkaya pemahaman pengunjung tentang konteks budaya di baliknya. Karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil dari eksplorasi mendalam Made Wianta terhadap filosofi Bali dan unsur-unsur modern yang menjadi ciri khasnya.
Terdapat 11 mahakarya yang dikurasi secara hati-hati, masing-masing karya mencerminkan perjalanan artistik yang luar biasa. Karya-karya ini berfungsi sebagai jendela bagi penonton untuk menyelami dunia imajinasi dan kreativitas Wianta.
Mahakarya Mandala, misalnya, adalah refleksi dari konsep “Pangider-ider”, yang berarti pemujaan sembilan dewa. Dalam setiap karya, Wianta berhasil menginterpretasikan tema ini dengan cara yang segar dan modern, menggabungkan keindahan estetika dengan kedalaman spiritual.
Warisan Seni yang Diteruskan Keluarga
Pameran ini juga menjadi momen penting bagi keluarga Made Wianta untuk merayakan warisannya. Intan Kirana Wianta sebagai sosok kunci yang mendukung karir suaminya, berbagi cerita tentang perjalanan hidup dan dedikasi yang telah mereka lalui bersama.
Dengan latar belakang akademis yang kuat, Intan tidak hanya berkontribusi dalam dunia seni tetapi juga dalam pendidikan. Sebagai dosen di Fakultas Pertanian Universitas Udayana, ia berusaha meneruskan semangat pendidikan yang diwariskan oleh neneknya, Ki Hajar Dewantara.
Peran serta kedua putrinya dalam pameran ini menambah kedalaman emosional. Mereka merasakan tanggung jawab untuk meneruskan warisan seni yang telah dibangun oleh ayahnya dan ingin mengenalkan lebih jauh kepada masyarakat.
Dialog Interaktif: Menggali Pemikiran dan Inspirasi
Selain pameran itu sendiri, dialog interaktif menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Dalam kesempatan ini, Intan, Buratwangi, dan Sanjiwani sering kali berdiskusi tentang filosofi yang mengilhami karya-karya Made Wianta, memberikan sudut pandang yang lebih dalam bagi penonton.
Hal ini juga mengundang ketertarikan dari kalangan seni yang lebih luas. Para seniman, akademisi, dan pecinta seni berkumpul untuk bertukar ide dan perspektif mengenai pengaruh karya-karya Wianta terhadap seni kontemporer di Bali.
Dialog interaktif ini menghadirkan impresi yang mendalam, menunjukkan bagaimana seni tidak hanya berbicara lewat visual, tetapi juga lewat kata-kata dan pemikiran. Diskusi seperti ini sangat diperlukan untuk memelihara warisan budaya yang kaya dan beragam.
Kesimpulan: Pameran yang Memberi Inspirasi
Pameran “Gallery of Art: Wianta and Legacy” bukan hanya menjadi sebuah penghormatan, tetapi juga sarana untuk merenungkan kembali pentingnya seni dalam membangun identitas budaya. Melalui karya-karya yang dipamerkan, pengunjung diajak untuk menyelami makna yang lebih dalam di balik setiap goresan.
Di tengah pesatnya perkembangan dunia seni, penting bagi generasi muda untuk mengenali dan menghargai warisan dari seniman seperti Made Wianta. Pameran ini menjadi cerminan bahwa seni adalah bagian integral dari kehidupan dan masyarakat.
Pameran ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak seniman muda untuk berinovasi dan berkarya. Warisan yang ditinggalkan oleh Made Wianta akan terus hidup dalam karya-karya yang diciptakan oleh generasi-generasi selanjutnya, menciptakan jembatan antara tradisi dan modernitas.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








