Tingkatkan Kompetensi Jurnalis melalui UKW yang Diselenggarakan oleh LKBN ANTARA
Table of content:
JAKARTA – Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA baru-baru ini menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di gedung ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, pada 4 hingga 5 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan standar kualitas jurnalis di tengah perubahan cepat dalam industri media.
Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi (Dirkombis) ANTARA, Rachmat Hidayat, menekankan betapa vitalnya kualitas, etika, dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik yang semakin dinamis. Ia mengingatkan bahwa perubahan dalam cara liputan, produksi, dan distribusi berita sangat mempengaruhi cara wartawan menjalankan tugas mereka.
“Sehari ini, kita berdiskusi tentang berbagai hal seperti cara liputan, metode pembuatan berita, sampai dengan distribusi, dan yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana kita menegakkan kode etik jurnalistik,” ungkap Rachmat Hidayat saat membuka UKW.
Dia menambahkan bahwa ANTARA berkomitmen untuk mendukung peningkatan kemampuan wartawan dari berbagai platform agar bisa menciptakan karya jurnalistik yang akurat dan bertanggung jawab. Dalam prosesnya, baik itu dalam format teks, foto, maupun video, kualitas tetap menjadi fokus utama.
UKW kali ini diikuti oleh 30 media, dengan peserta yang berasal dari berbagai platform, termasuk foto, video, sampai teks. Kegiatan ini merupakan angkatan ke-36 yang diselenggarakan ANTARA sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kompetensi wartawan di Indonesia.
Pelaksanaan UKW mencakup sejumlah tahapan penilaian yang melibatkan uji pemahaman etika jurnalistik, kemampuan dalam meliput, penulisan, dan penyuntingan berita, hingga penguasaan teknis berdasarkan bidang masing-masing peserta. Semua peserta dinilai oleh penguji bersertifikat yang ditunjuk sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Dewan Pers.
Komitmen ANTARA dalam Peningkatan Kualitas Jurnalistik
Melalui pelaksanaan UKW ini, ANTARA tidak hanya ingin meningkatkan kompetensi para wartawan yang terlibat, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik yang dihasilkan. Keberadaan jurnalis yang berkualitas sangat penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang valid dan berimbang.
Peningkatan skill di lingkungan wartawan diharapkan akan berimbas positif terhadap kualitas berita yang disajikan kepada masyarakat. Dengan dilaksanakannya Ujian Kompetensi Wartawan, ANTARA menunjukkan bahwa investasi dalam pendidikan dan pelatihan adalah kunci untuk menghadapi tantangan industri media modern.
Rachmat Hidayat juga menjelaskan, bahwa tantangan terbesar dalam industri media saat ini adalah menjaga relevansi di tengah berkembangnya teknologi komunikasi. Wartawan perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tersebut agar tetap dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu.
Dalam konteks ini, pelatihan dan pengujian kompetensi menjadi langkah strategis untuk menghasilkan jurnalis yang lebih peka dan kritis. Hal ini penting agar wartawan bisa memahami berbagai isu secara mendalam dan mampu menyajikan berita yang beragam dan informatif.
Pendidikan Berkelanjutan untuk Wartawan Indonesia
Selama dua hari pelaksanaan UKW, para peserta mendapatkan materi yang mendalam mengenai berbagai aspek jurnalistik. Ini termasuk teknik pengambilan gambar, penulisan berita yang menarik, dan pemahaman tentang etika jurnalistik. Program ini dirancang untuk memberi wawasan luas dan mendalam bagi para wartawan.
Tidak hanya teori, peserta juga diberikan peluang untuk praktik langsung dalam berbagai situasi lapangan. Ini adalah upaya untuk memastikan bahwa wartawan tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata di lapangan.
Sebagaimana dijelaskan oleh penyelenggara, proses evaluasi berlangsung ketat dan mendalam. Dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers, diharapkan peserta bisa mendapatkan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan diri di masa mendatang.
Pendidikan berkelanjutan seperti ini adalah hal yang sangat dibutuhkan di era keterbukaan informasi yang semakin cepat. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan, jurnalis bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan dan dapat berkontribusi lebih bagi masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan Jurnalistik Indonesia
ANTARA berharap bahwa pelaksanaan UKW ini tidak hanya berdampak bagi para wartawan yang mengikuti, tetapi juga dapat meningkatkan standar keseluruhan jurnalisme di Indonesia. Kualitas berita yang baik akan memperkuat masyarakat dalam mengakses informasi yang benar dan objektif.
Kompetisi yang sehat antar media dan wartawan perlu tetap dijaga, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang tinggi. Dalam era digitalisasi, berita yang akurat dan cepat menjadi sangat penting bagi masyarakat luas.
Ke depan, semangat untuk belajar dan berinovasi harus terus dipelihara. Wartawan yang proaktif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akan mampu bertahan dan berkembang di industri yang sangat kompetitif ini.
Sebagai penutup, implementasi UKW ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan profesionalisme wartawan di Indonesia. Semoga ke depan akan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat meningkatkan kualitas jurnalisme di tanah air.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









