Riwayat Pendidikan Juda Agung Resmi Mengundurkan Diri dari Posisi Deputi Gubernur BI
Table of content:
Juda Agung, yang baru-baru ini mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, memiliki perjalanan pendidikan yang mengesankan. Keputusan ini menandakan perubahan signifikan di dalam institusi keuangan terbesar di Indonesia pada awal tahun 2026, sebuah langkah yang pastinya akan memengaruhi arah kebijakan ekonomi negara.
Menghadapi transisi kepemimpinan ini, banyak yang penasaran tentang perjalanan karir dan pendidikan yang dilalui oleh Juda Agung. Dari pendidikan tinggi hingga posisi penting dalam dunia keuangan, setiap langkah berkontribusi pada posisinya di Bank Indonesia.
Riwayat Pendidikan Juda Agung yang Menginspirasi
Juda Agung lahir di Pontianak pada tahun 1964, sebuah kota yang dikenal sebagai pusat budaya dan sejarah di Kalimantan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di bidang Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987, sebuah fondasi yang membawanya menuju karir yang signifikan di sektor publik.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Juda melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Ia berhasil meraih gelar Master di bidang Money Banking and Finance dari University of Birmingham pada tahun 1995, menunjukkan ketertarikan mendalam dalam ekonomi.
Komitmennya untuk belajar tidak berhenti di situ. Juda lantas melanjutkan studi dan mendapatkan gelar PhD di bidang Economics dari institusi yang sama pada tahun 1999. Gelar akademis ini memberikan landasan yang kuat bagi karir profesionalnya di bidang keuangan.
Karir Professional dan Peran di Bank Indonesia
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, Juda Agung sudah memiliki pengalaman signifikan dalam dunia keuangan. Ia menjabat sebagai Asisten Gubernur yang berfokus pada Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial dalam periode 2020-2022.
Pengalaman ini diperoleh setelah menjalani peran yang sangat penting di tingkat internasional. Juda merupakan Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) yang berpusat di Washington DC dari tahun 2017 hingga 2019, sebuah jabatan yang menunjukkan kredibilitasnya di kancah global.
Pada tahun 2021, Juda Agung secara resmi diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia melalui Keputusan Presiden. Ia dilantik pada tanggal 6 Januari 2022 dan diharapkan untuk memegang jabatan tersebut hingga tahun 2027.
Langkah Selanjutnya untuk Juda Agung setelah Pengunduran Diri
Setelah pengunduran diri yang diumumkan, pertanyaan muncul mengenai langkah selanjutnya bagi Juda Agung. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, tidak diragukan lagi bahwa ia memiliki banyak pilihan dalam menempuh karir selanjutnya.
Beberapa mengantisipasi bahwa ia mungkin akan mengambil peran di sektor swasta atau lembaga internasional, memanfaatkan pengalaman luasnya di dunia keuangan. Namun, harapan bahwa ia akan tetap terlibat dalam perkembangan ekonomi Indonesia sangatlah besar.
Keputusan untuk mundur dari jabatan publik sering kali memicu refleksi mendalam. Ini menandakan bahwa Juda mungkin juga ingin memberi kesempatan untuk pemimpin baru untuk membawa ide-ide dan kebijakan yang segar ke dalam Bank Indonesia.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







