Murid SDN 01 Cilincing Belajar Online Setelah Insiden Ditabrak Mobil
Table of content:
Insiden tragis baru-baru ini di SDN 01 Cilincing, Jakarta Utara, mengubah cara belajar para siswa. Gubernur DKI Jakarta telah mengumumkan bahwa semua murid kini menjalani pembelajaran daring untuk membantu mereka pulih dari trauma yang dialami akibat kecelakaan tersebut.
Mulai tanggal 11 Desember 2025, para siswa terpaksa harus belajar dari rumah setelah mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis menabrak belasan siswa yang sedang berbaris di halaman sekolah. Meskipun pelajaran diadakan secara online, semangat anak-anak untuk belajar tetap tinggi.
Gubernur Pramono Anung menyatakan, “Pembelajaran daring ini akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan, sampai kondisi siswa memadai untuk kembali ke sekolah.” Keputusan untuk menerapkan pembelajaran daring ini bertujuan untuk memberikan dukungan emosional kepada siswa.
Keputusan Pembelajaran Daring Setelah Insiden di SDN 01 Cilincing
Insiden yang menimpa SDN 01 Cilincing bukanlah yang pertama kali terjadi. Pembelajaran daring sebelumnya juga diterapkan di SMAN 72 Jakarta pasca insiden serupa, di mana para siswa membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Hal ini menunjukkan pentingnya penanganan yang sensitif terhadap kondisi psikologis siswa setelah mengalami trauma.
Masyarakat dan pemerintahan lokal memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini, sehingga para siswa dapat fokus pada pemulihan mereka. Di sisi lain, psikolog juga terlibat untuk memberikan pendampingan bagi siswa yang masih merasa tertekan akibat kejadian tersebut.
Selama pembelajaran daring berlangsung, para siswa akan mendapatkan akses penuh ke materi pembelajaran melalui platform digital yang telah disiapkan. Guru-guru juga mengadakan sesi interaktif agar mereka tidak merasa terasing selama proses pembelajaran di rumah.
Dampak Trauma Terhadap Belajar Siswa dan Solusi yang Diberikan
Trauma yang dialami siswa akibat kecelakaan dapat memengaruhi proses belajar mereka. Oleh karena itu, penting bagi pihak sekolah untuk memberikan perhatian khusus terhadap kejiwaan siswa. Diantaranya adalah dengan berbicara dan memberikan waktu yang cukup bagi mereka untuk menceritakan pengalaman mereka.
Dalam seminggu ke depan, fokus utama adalah membangun kembali kepercayaan diri siswa dan mengurangi rasa cemas mereka di lingkungan sekolah. Sekolah juga berencana untuk mengadakan acara penyambutan kembali yang menyenangkan agar siswa merasa lebih nyaman kembali ke sekolah.
Pembelajaran daring bukan hanya sebagai alat untuk menghindari pelajaran yang tertinggal, tetapi juga cara untuk menjaga kesejahteraan mental siswa. Pihak sekolah berupaya keras agar setiap siswa merasa didukung dalam proses belajar yang baru.
Respon dari Orang Tua dan Masyarakat Setelah Insiden Kecelakaan
Respon dari orang tua siswa menunjukkan berbagai reaksi. Beberapa orang tua memberikan dukungan penuh terhadap langkah pembelajaran daring, sementara yang lain khawatir dengan kondisi anak-anak mereka. Dialog antara sekolah dan orang tua menjadi penting di tengah situasi ini.
Komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua diharapkan dapat membuat siswa merasa lebih aman saat kembali ke sekolah. Orang tua juga aktif terlibat dalam memberikan dukungan emosional kepada anak-anak mereka selama masa pemulihan ini.
Kehadiran masyarakat juga sangat berpengaruh, di mana mereka bersatu memberikan dukungan kepada siswa dan keluarga yang terdampak. Acara penggalangan dana dan penyediaan fasilitas kesehatan mental menjadi beberapa cara masyarakat berkontribusi untuk membantu pemulihan siswa.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







